Sulawesi Tengah merupakan salah satu provinsi yang dilalui garis khatulistiwa, sehingga banyak sekali tempat wisata di Sulawesi Tengah bertema alam.

Sulawesi Tengah merupakan salah satu provinsi yang dilalui garis khatulistiwa, sehingga banyak sekali tempat wisata di Sulawesi Tengah bertema alam. Adanya kota Palu yang terkenal sebagai kota teluk, membuat banyak wisata pantai tersebar di daerah ini. Tak hanya pantai, kamu juga bisa menikmati wisata alam pegunungan hingga bawah laut di Sulawesi Tengah.

Destinasi wisata yang aduhai tidak hanya berpusat di Sulawesi Selatan saja, tetapi tempat wisata di Sulawesi Tengah juga tak kalah menarik. Sulawesi Tengah malah telah dikenal di kalangan wisatawan asing karena pesona alamnya. Hm… tentu semakin bertanya-tanya nih, ada apa di Sulawesi Tengah.

Tempat Wisata di Sulawesi Tengah

Berikut tempat wisata alam di Sulawesi Tengah yang populer yang cocok untuk destinasi liburanmu :

1. Pusentasi

pusentasi
Pusentasi

Lokasi : Desa Towale, Banawa Tengah, Towale, Banawa Tengah, Kabupaten Donggala
Map : Klik Disini
Buka / Tutup : 24 jam

Pusentasi merupakan wisata di Sulawesi Tengah yang sedang hits dan unik. Pusentasi berasal dari bahasa Kaili yang berarti pusar air laut atau air sumur laut. Jadi, Pusentasi adalah sebuah gua yang masih terhubung dengan laut oleh beberapa saluran yang tersembunyi.

Sesuai namanya, tempat wisata ini memang berbentuk sumur alami raksasa berisi air laut jernih yang dikelilingi batu karang. Sumur air laut ini terletak di daratan, tapi airnya terasa asin dan jernih sehingga kamu dapat melihat ikan-ikan berenang di dalamnya. Kamu juga bisa berenang sendiri ke dalam guys!.

2. Cagar Alam Morowali

Cagar Alam Morowali
Cagar Alam Morowali

Lokasi : Kabupaten Morowali
Map : Klik Disini
Rute : Dari Poso menuju ke Kolonodale sekitar 7 jam perjalanan. Kemudian dilanjutkan naik speedboat ke Baturube selama 3 jam. 
Buka / Tutup : 24 jam

Morowali adalah kawasan cagar alam dengan berbagai tipe ekosistem, dari hutan pantai sampai hutan pegunungan, dengan nilai pelestarian tinggi. Taman Nasional ini merupakan rumah bagi masyarakat tradisional suku Wana dan juga berbagai hewan endemik seperti Anoa, Burung Maleo, Babi Rusa, dan fauna lainnya.

Di sini, kamu akan berwisata ke hutan perawan, desa yang masih asri, dan hamparan padang rumput dengan danau-danau kecil di sekelilingnya. Kamu bisa masuk ke dalam kelebatan hutan untuk menyaksikan spesies burung dan satwa lain di habitat aslinya. Bagi kamu yang suka berpetualang, jangan melewatkan Cagar Alam Morowali hanya sehari, kalau bisa lebih ya!

3. Jembatan Palu

jembatan palu
Jembatan Palu

Lokasi : Jl. Syaikh Muhammad Al-Khidhir, Sulawesi Tengah
Map : Klik Disini
Buka / Tutup : 24 jam
Penginapan Terdekat : Hotel Santika Palu, Purple Hotel Palu, Gajah Mada Hotel. 

Meski hanya sebuah jembatan, ini merupakan objek wisata kota Palu sekaligus menjadi icon kota Palu yang membentang di atas teluk Talise. Dengan desain pencahayaan yang cantik, tempat wisata Palu satu ini paling pas dikunjungi saat malam hari.

Tempat ini paling sering dikunjungi wisatawan yang hobi berfoto. Jembatan kuning ini merupakan jembatan lengkung pertama di Indonesia dan ketiga di dunia setelah di negara Jepang dan Perancis. Jembatan ini hancur setelah dihantam gempa tahun 2018, tetapi kementrian PUPR telah membangun lagi jembatan kuning Palu ini.

4. Museum Sulawesi Tengah

Museum Sulawesi Tengah
Museum Sulawesi Tengah

Lokasi : Jl. Kemiri No.23, Kamonji, Palu Bar., Kota Palu
Map : Klik Disini
Buka / Tutup : 07.30 – 16.00
HTM : Rp. 1.500/anak, Rp.3.000/dewasa, Rp.10.000/turis asing.
Penginapan Terdekat : Alam Raya Hotel, Palu Plaza Hotel, Palu City Hotel.

Ingin mengetahui lebih banyak mengenai kota Palu dan Sulawesi Tengah?. Jika iya, jangan lewatkan objek wisata kota Palu satu ini. Museum Sulawesi Tengah ini mempunyai koleksi dari benda-benda geologi, biologi, etnografi, arkeologi, historis, numismatic, filologi, seni rupa, dan teknologi modern.

Museum ini juga mempunyai koleksi lain yang menjadi daya tarik bagi orang-orang yang berkunjung, yaitu sebuah Al-Qur’an kuno raksasa berumur ratusan tahun yang ditulis dengan tangan serta benda-benda peninggalan dari masa kolonial dulu seperti berbagai macam senjata berupa keris dan meriam. Buat kamu yang suka hal-hal berbau sejarah dan budaya, jangan lewatkan liburanmu untuk mampir di museum ini.

5. Sou Raja

Sou Raja
Sou Raja

Lokasi : Lere, Palu Bar., Kota Palu
Map : Klik Disini
Buka / Tutup : 06.00 – 18.00
HTM : –
Penginapan Terdekat : Hotel Santika Palu, Gajah Mada Hote,Hotel Ovi.

Sou Raja atau Banua Oge merupakan rumah raja yang dulunya memerintah secara lokal di Sulawesi Tengah, sehingga disebut sebagai Istana Raja Palu. Sejak didirikan pada akhir abad ke XIX, bangunan ini ditempati oleh raja-raja Palu dan keluarganya silih berganti dengan kepemilikan turun temurun. Corak bangunannya merupakan hasil akulturasi beberapa kebudayaan Palu saat itu.

Berwisata ke Sou Raja bisa menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang gemar mengunjungi wisata sejarah. Bangunan ini terakhir ditempati oleh Raja terakhir bernama Raja Palu Tjatjo Idjazah. Setelah itu bangunan ini di inventarisasi pemerintah untuk dilakukan pemugaran.

6. Tugu Perdamaian / Monumen Nosarara Nosabatutu

Tugu Perdamaian Palu
Tugu Perdamaian Palu

Lokasi : Tim, Tondo, Palu Timur, Tondo, Palu
Map : Klik Disini
Buka / Tutup : 08.00 – 22.00
Penginapan Terdekat : OYO 861 R Four Hotel, Hotel Parama Su, Hotel Santika Palu.

Tugu perdamaian ‘Nosarara Nosabatutu’ wajib kamu kunjungi saat wisata ke kota Palu. Berdiri di atas lahan seluas 800 meter persegi, tempat ini sangat cocok bagi kamu untuk melihat hamparan Kota Palu. Dari tempat ini kamu bisa melihat mutiara di garis Khatulistiwa, kota lima dimensi yang terdiri atas lembah, lautan, sungai, pegunungan, dan teluk.

Kata Nosarara Nosabatutu sendiri merupakan semboyan dari suku Kaili, yang berarti bersaudara dan bersatu. Tepat di samping monumen Tugu Perdamaian, terdapat Gong Nusantara berada berdiameter 2 meter dengan berat 180 kilogram, yang menggambarkan simbol keagamaan, bendera-bendera bangsa, serta lambang daerah atau kota.

Baca Juga :   10 Makanan Khas Kendari yang Terkenal Enak & Wajib Dicoba

7. Taman Nasional Lore Lindu

Taman Nasional Lore Lindu
Taman Nasional Lore Lindu

Lokasi : Katoe, Watutau, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah
Map : Klik Disini
Buka / Tutup : 24 jam
Penginapan Terdekat : Wisata Hotel, Sendy Homestay

Cara ke Taman Nasional Lore Lindu :
  • Jalan darat dengan mobil/motor dari Palu – Kamarora (56 km/2 jam) merupakan pintu masuk sebelah utara, dimana tersedia pusat informasi/pengunjung dan guest house. Kemudian dapat dilanjutkan ke Lembah Napu dan Lembah Besoa dengan kendaraan bermotor atau berjalan kaki.
  • Dari Palu mengikuti jalan negara sebelah barat kearah selatan sampai Sidaunta (56 km/2 jam). Dari Sidaunta dapat dilanjutkan dengan berkuda/berjalan kaki ke D. Lindu (17 km/4 jam) atau ke Kulawi – Gimpu dengan mobil/motor (40 km/2 jam).
  • Dari arah tenggara, dapat dicapai dari Tentena (kota kecil sejuk ditepi D. Poso) dengan jalan darat mobil/motor (80 km/4 jam) atau jalan kaki ke Lembah Bada dengan waktu tempuh sekitar 3 hari 2 malam.
  • Di Gintu dan Doda terdapat lapangan terbang perintis (Airship) yang didarati jenis pesawat Cessna (Missionary Aviation Fellowship, MAF) dari Tentena dengan jadwal penerbangan 2 (dua) kali seminggu. Selasa: Tentena – Palu – Gintu – Tentena. Kamis : Tentena – Palu – Gintu – Tentena – Doda

Taman Nasional Lore Lindu adalah destinasi wisata kota Palu selanjutnya yang bisa kamu kunjungi. Tidak hanya menyimpan keindahan alam dan juga rumah bagi burung Maleo, tempat wisata di Sulawesi Tengah ini juga menawarkan situs megalitikum berupa ukiran-ukiran batu kuno yang sangat menarik.

Taman Nasional Lore Lindu memiliki fauna dan flora endemik Sulawesi serta panorama alam yang mempesona karena terletak di garis Wallace yang merupakan wilayah peralihan antara zona Asia dan Australia. Keindahan alam yang dimiliki Taman Nasional Lore Lindu antara lain, air terjun, kolam air panas, danau dan gunung. Disini ada danau populer di Palu yaitu Danau Lewuto.

Di Taman Nasional Lore Lindu, kamu bisa memilih berbagai kegiatan yang bisa dilakukan, seperti penelitian, pendakian, berkemah, pemotretan, pembuatan film, rafting, rekreasi dan wisata alam. Tentunya jangan sehari saja saat berlibur disini guys!. Sudah ada pemandu wisata juga selama kamu berkunjung maupun bermalam di taman nasional ini.

8. Pantai Talise

Pantai Talise
Pantai Talise

Lokasi : Besusu Bar., Palu Tim., Kota Palu
Map : Klik Disini
Buka / Tutup : 24 jam
HTM : –Penginapan Terdekat : Hotel Ovi, Hotel Pavilion, Hotel Santika Palu.

Tempat wisata di Sulawesi Tengah selanjutnya adalah Pantai Talise. Wisata pantai di Palu ini sangat mudah diakses karena dekat dengan pusat kota, sehingga kamu bisa datang kapanpun ke pantai Talise ini. Di pantai ini kamu bisa menikmati hamparan pasir sembari menikmati keindahan laut Sulawesi dan juga Kota Palu disaat bersamaan.

Di pantai Talise, kamu bisa melakukan aktivitas air seperti berenang, selancar angin, menyelam, memancing, dan lainnya. Pada siang hari, kamu dapat menikmati matahari indah yang berada di antara Gunung Gawalise di dekat pantai. Pada malam hari, tentunya akan lebih banyak wisatawan yang datang ke pantai untuk melihat lampu berkilauan di sekitar, sekaligus nongkrong.

9. Pantai Tanjung Karang Donggala

Pantai Tanjung Karang Donggala
Pantai Tanjung Karang Donggala

Lokasi : Labuan Bajo, Banawa, Kabupaten Donggala
Map : Klik Disini
Buka / Tutup : 24 jam
HTM : –
Penginapan Terdekat : Hotel Derrari, Harmony Cottage, Prince John Dive Resort.

Masih di Palu, wisata pantai Tanjung Karang Donggala merupakan tempat yang tepat untuk melakukan aktivitas olahraga air seperti snorkeling, diving, atau sekedar berjemur menikmati matahari. Pantai ini berada di kawasan Tanjung Karang, tepat di mulut perairan Teluk Donggala yang menjorok hingga ke kota Palu.

Tanjung Karang di Sulawesi Tengah ini memiliki pasir putih dan sangat cocok untuk tempat berenang dan berjemur. Pantai Tanjung Karang juga salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Donggala. Letaknya yang dekat dengan kota, membuatnya selalu ramai dikunjungi wisatawan. Jadi, jangan ketinggalan untuk berkung ke wisata pantai ini guys!.

10. Danau Poso

Danau Poso
Danau Poso

Lokasi : Kabupaten Poso.
Map : Klik Disini
Buka / Tutup : 24 jam
HTM : –
Penginapan Terdekat : The Bali Cottage & Spa, Hotel Pamona Indah, Victory Tentena

Tempat wisata di Sulawesi Tengah selanjutnya adalah Danau Poso. Danau Poso merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia dengan panjang 32 km dan lebar 16 km. merupakan salah satu danau terindah di dunia dengan pasir putih yang terdapat pada tepi sampai di dasar Danau. Di sini terdapat ikan Sugili yang sekarang populasinya hampir punah, disebabkan oleh semakin bertambahnya penduduk.

Danau Poso terkenal dengan pasirnya yang berwarna kuning keemasan. Gelombang air di danau ini juga mirip dengan gelombang laut. Bersantai di kala senja merupakan kegiatan wajib yang bisa kamu lakukan ketika berkunjung ke danau yang dikelilingi perbukitan cengkeh ini. Saat berkunjung, jangan lupa untuk mengunjungi area Watu Ngonggi atau kumpulan batu batu besar yang muncul dari dalam danau yang dapat mengeluarkan bunyi ketika dipukul.

11. Gunung Matantimali

Gunung Matantimali
Gunung Matantimali

Lokasi : Kabupaten Sigi
Map : Klik Disini
Cara kesana : Dari Kota Palu menuju Kaki Gunung Gawalise di kecamatan Marawola Barat. Ambil jalur barat untuk pergi ke Marawola Barat di Desa Porame. Dari Marawola menuju ke Desa Wayu.
Buka / Tutup : 24 jam

Kamu yang ingin menikmati keindahan alam tak perlu jauh-jauh keluar pulau Sulawesi, karena semua bisa kamu dapatkan di puncak Gunung Matantimali. Puncak Gunung Matantimali menjadi incaran para pelancong wisata di kota Palu dan sekitarnya. Keindahan yang di berikan seperti mutiara yang tersembunyi akibat dari pancaran cahaya lampu dari kejauhan di kota Palu dan sekitarnya.

Puncak Gunung Matantimali adalah tempat yang paling cocok untuk memanjakan mata dengan panorama yang menakjubkan dan udara bersih yang segar. Saat senja datang, kawasan puncak gunung Matantimali terlihat berwarna kuning keemasan berselimut kabut tipis sehingga semua wilayah tersebut terlihat indah. Kamu hanya perlu duduk manis sambil menikmati secangkir kopi.

Baca Juga :   7 Tempat Wisata di Manado Paling Cantik dan Ikonik

12. Gunung Gawalise

Gunung Gawalise
Gunung Gawalise

Lokasi : Salungkaenu, Banawa Sel., Kabupaten Donggala
Map : Klik Disini
HTM : –
Penginapan Terdekat : Zambrud Resort, Swiss-Belhotel Silae Palu.

Suka mendaki?, kamu wajib mencoba trek Gunung Gawalise. Gunung dengan ketinggian kurang lebih 2023 Mdpl merupakan gunung yang jalurnya bisa dikatakan terekstrim di Kota Palu. Gunung yang didiami oleh suku Kaili Da’a ini menawarkan pemandangan eksotik lembah Palu. 

Selain bisa melihat secara keseluruhan daerah Kota Palu, digunung ini juga terdapat sebuah tempat yang biasa disebut oleh para pendaki dengan Batu Gantung. Di batu gantung, kamu bisa melihat secara keseluruhan Kota Palu dari atas bebatuan. Gunung Gawalise kerap menjadi tempat observasi bagi para ilmuwan yang ingin meneliti berbagai jenis flora dan fauna. Tertarik mencoba?.

13. Kepulauan Togean

Kepulauan Togean
Kepulauan Togean
  • Lokasi : Taningkola, Kabupaten Tojo Una-Una
  • Map : Klik Disini
  • Cara kesana :
  • Dari Bandara Jalaluddin Gorontalo, sewa kendaraan untuk menuju Pelabuhan Gorontalo lalu melanjutkan perjalanan dengan kapal feri Tuna Tomini ke Wakai, Togean. Kapal ini hanya berangkat pada hari Selasa dan Jumat sekitar pukul 18.00 WITA dengan waktu tempuh lebih kurang 12 jam.
  • Dari Gorontalo, bisa juga mencapai Togean (Dolong Waleakodi) via Bumbulan Paguat di Kabupaten Pohuwato selama sekitar 3 jam perjalanan. Lalu naik kapal Cengkeh Afo yang berangkat setiap hari Senin dan Kamis pukul 08.00 WITA. Waktu tempuhnya lebih singkat, yaitu sekitar 6 jam perjalanan.
  • Dari Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, harus naik bus atau travel ke Ampana via Poso (375 Km) sekitar 10 jam perjalanan.
  • Dari Ampana, naik kapal Puspita Sari atau Lumbalumba menuju Wakai, sekitar 4-5 jam perjalanan. Kedua kapal itu beroperasi setiap hari Senin, Rabu, dan Sabtu sekitar pukul 10.00 WITA.

Objek wisata yang eksotis ini merupakan surga bagi wisatawan, karena alam bawah lautnya yang dihuni dengan berbagai karang tropis dalam ukuran jumbo serta berbagai spesies ikan hias dan kepiting kenari. Kepulauan Togean merupakan tempat paling tepat bagi kamu pecinta pantai dan alam bawah laut. Kamu bisa berkeliling ke pulau-pulau kecilnya dengan kapal sewaan, canoing, snorkeling dan diving.

Di Togean, kamu akan memiliki banyak waktu private dengan keindahan alamnya, sekaligus mengenal lebih jauh penduduknya yang ramah serta kebudayaannya. Lemahnya sinyal internet di wilayah ini justru akan membuat Anda lebih maksimal menikmati liburan di Togean. Waw… budaya tanpa ponsel pasti membuat liburanmu semakin berkesan.

14. Pulau Pasoso

Pulau Pasoso
Pulau Pasoso

Lokasi : Manimbaya, Balaesang Tj., Kabupaten Donggala
Map : Klik Disini
Cara kesana : Dari desa Mapaga di desa Labean, 108 KM sebelah Utara dari Kota Palu. Setibanya di Mapaga, perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal motor sekitar 3 jam perjalanan laut menuju Pulau Pasoso.

Destinasi yang satu ini sangat cocok bagi kamu yang ingin berwisata sekaligus meliihat keberadaan hewan-hewan lokal seperti penyu. Pulau pasoso dikenal juga oleh masyarakat lokal sebagai pulau penyu hijau, karena keberadaan habitat dari hewan unik ini. Setiap bulan September dan November pulau ini dipadati pengunjung yang ingin melihat penyu-penyu bertelur.

Di pulau ini kamu akan menemukan keindahan yang lengkap mulai dari matahari terbit dan tenggelamnya yang menawan, pantai pasir putih bersih dihiasi pohon-pohon kelapa, air laut jernih, hingga keindahan bawah lautnya yang masih terjaga. Keindahan suasana pantai semakin mengagumkan ketika bisa menyaksikan sekelompok penyu naik ke darat untuk bertelur.

15. Pulau Lutungan

Pulau Lutungan
Pulau Lutungan

Lokasi : Nalu, Baolan, Kabupaten Toli-Toli
Map : Klik Disini
Cara kesana : Naik perahu selama 25 menit dari Pelabuhan Tanjung Batu.
Penginapan Terdekat : Djahri Island Resort.

Wisata di Sulawesi Tengah populer selanjutnya adalah Pulau Lutungan. Konon, saking banyaknya pohon enau yang berada di pulau tersebut, oleh masyarakat Tolitoli dinamai Tando Kanau. Selain memiliki panorama alam yang indah, juga memiliki nilai sejarah.

Di pulau ini terdapat makam raja Toli-Toli yang sakti bernama Syaefudin Bantilan yang berkuasa dari tahun 1859 hingga 1867.Pulau ini dianggap keramat dan banyak dikunjungi masyarakat dengan tujuan mencari berkah. Caranya dengan menancapkan pelepah kelapa ke dalam tanah lalu mencabutnya. Bila pelepah menjadi pendek, berarti permintaan ditolak, sebaliknya bila menjadi panjang berarti permintaan diterima.

Menurut hikayat, wilayah Tolitoli ini sudah ada sejak zaman purba atau semenjak Tuhan menciptakan keberadaan dunia ini. Hanya saja kala itu belum berpenghuni manusia. Manusia yang pertama mendiami Tolitoli adalah keturunan Tomanurung (keturunan Dewa).

16. Pantai Taman Ria

Pantai Taman Ria
Pantai Taman Ria

Lokasi : Kota Palu
Map : Klik Disini
Penginapan Terdekat : Hotel Zamrud, Grand Duta.

Pantai Taman Ria terletak di sekitar jembatan Palu IV yang menghadap ke arah timur. Taman ini sering dimanfaatkan oleh warga Kota Palu untuk olahraga seperti lari pagi dan sore, hingga bersantai. Di pantai ini juga terdapat beberapa kafe yang ramai dikunjungi pada malam hari. Beragam kuliner lezat yang berjejer di sepanjang garis pantai menjadi daya tarik Pantai Taman Ria.

Pantai ini juga menjadi tempat berkumpul dan refreshing, telebih taman kota ini di desain dengan baik, terawat, penuh dengan tumbuhan (pohon dan taman bunga), serta minimalis dilengkapi tempat duduk-duduk. Sepertinya tempat wisata di Sulawesi Tengah ini merupakan tujuan yang pas saat bangun tidur di pagi hari guys.

17. Pulau Kadidiri

Pulau Kadidiri
Pulau Kadidiri

Lokasi : Tj. Pude, Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una
Map : Klik Disini
Cara kesana : Dari pelabuhan Ampana menuju Wakai selama 5 jam. Dari Wakai dilanjutkan dengan mengunakan motor boat ke Pulau Kadidiri dengan waktu sekitar 25-30 menit.
Buka / Tutup : 24 jam
Penginapan Terdekat : Wakai Cottages, Kadidiri Paradise Cottages, Lestari Cottages.

Jika kamu berkunjung ke Taman Nasional Kepulauan Togean, jangan lupa berkunjung ke destinasi utama wisata di Togean yakni Pulau Kadidiri. Pulau Kadidiri merupakan pulau paling populer di kalangan wisatawan karena pantainya sangat bagus dengan lokasi snorkeling yang sangat indah. Di Pulau Kadidiri juga tersedia banyak penginapan murah.

Baca Juga :   22 Oleh-oleh Khas Makassar, Mulai Kuliner Hingga Cinderamata

Pulau kadidiri memiliki pasir putih yang bersih dan laut bewarna biru. Ada lebih dari 200 macam biota laut di sekitar pulai ini. Di sebelah barat pantai terdapat deretan batu karang terjal yang menjadi habitat kepiting karang. Itulah salah satu alasan mengapa pulau ini bisa menjadi daya tarik bagi turis-turis asing yang ingin menyelam keindahan bawah laut Togean. Dijamin kamu pasti betah berada di pulau indah Sulawesi Tengah ini.

18. Air Terjun Saluopa

Air Terjun Saluopa
Air Terjun Saluopa

Lokasi : Leboni, Pamona Pusalemba, Kabupaten Poso
Map : Klik Disini
Cara kesana : Dari Poso menuju Tentena sekitar 1,5-2 jam, kemudian menuju pusat air terjun sekitar setengah jam denagn berjalan kaki.
Buka / Tutup : 08.00 – 17.00
HTM : Rp.5.000/lokal, Rp. 20.000/asing
Penginapan Terdekat : The Bali Cottage & Spa, Hotel Pamona Indah, Siuri Cottages.

Saluopa merupakan sebuah air terjun yang telah berhasil mengundang minat bagi wisatawan dalam maupun luar negeri. Air Terjun Saluopa menyuguhkan air terjun susun dengan air jernih. Tempat ini dikelilingi hutan yang kaya akan flora dan fauna. Lokasi wisata Air Terjun ini berada di suatu kawasan hutan dekat Tentena yang terdapat sejumlah jeram, air terjun dan beberapa kolam dengan air bening sebening kristal.

Jika kebanyakan orang bilang ada tujuh tingkat air terjun, itu hanya ungkapan. Sebenarnya susunan air terjun ini lebih dari tujuh. Bahkan ada juga yang mengatakan12 tingkat. Terlepas dari variasi ketinggian mulai dari tiga hingga sepuluh meter. Menyusuri hutan yang seger-seger, disinilah tempatnya!

19. Air Terjun Salodik

Air Terjun Salodik
Air Terjun Salodik

Lokasi : Jl. Trans Sulawesi, Salodik, Luwuk, Kabupaten Banggai
Map : Klik Disini
Cara kesana :

  • Dari Kota Palu, ibukota Provinsi Sulawesi Tengah dapat ditempuh dengan jalan darat sejauh 610 kilometer dengan mobil umum, berupa minibus, bus atau family car.
  • Dengan pesawat udara bisa dengan menumpang pesawat dari Bandar Udara Mutiara Palu menuju Bandara Bubung, Luwuk. Ada tiga maskapai yang melayani rute ini, yakni Lion Air, Sriwijaya Air dan Express Air. Tarif tiketnya dari Rp600 ribu – Rp1 juta.

Air Terjun Salodik berada di kaki gunung dengan ketinggiannya 750-1000 mdpl, menjadikannya kawasan wisata yang sejuk untuk dikunjungi. Air Terjun Salodik jatuh mengalir secara bersusun tidak ada habisnya bahkan saat kemarau pun air di kawasan ini tidak pernah mengering.

Kamu yang hobi fotografi, tempat wisata di Sulawesi Tengah ini bisa dijadikan spot pilihan. Bebatuan alami yang datar dialiri curahan air dari aliran Sungai Salodik menambah pesona, ditambah dengan hijaunya hutan tropis yang mengelilingi Air Terjun Salodik ini menjadikannya tempat yang cocok untuk mengasingkan diri sesaat dari keramaian kota.

20. Air Terjun Piala

Air Terjun Piala
Air Terjun Piala

Lokasi : Hanga-Hanga, Luwuk, Kabupaten Banggai
Map : Klik Disini
Buka / Tutup : 24 jam
Penginapan Terdekat : Hotel Permai, Karaton Hotel Luwuk.

Liburan ke Sulawesi Tengah kurang terasa kalau tak berkunjung ke Air Terjun Piala yang populer di Kota Luwuk. Air Terjun Piala dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH). Sehingga untuk naik ke kawasan air terjun, kamu harus melewati pintu air PLTMH.

Dari sini aliran berwarna hijau sudah terlihat mengalir turun ke arah kota.Air terjun Piala terdiri dari setidaknya 5 undakan utama. Disana, kamu akan disambut dengan gemericik air dan hamparan sungai yang berwarna biru toska. Sungguh pemandangan yang sangat indah!

21. Bukit Kasih Sayang

Bukit Kasih Sayang
Bukit Kasih Sayang

Lokasi : Bungin, Luwuk, Kabupaten Banggai
Map : Klik Disini
Buka / Tutup : 17.15 – 01.15
Penginapan Terdekat : Hotel Grand Soho, Ramayana Beach Hotel.

Kamu yang ingin liburan dengan suasana tenang bisa datang ke tempat wisata di Sulawesi Tengah ini. Bukit Kasih Sayang merupakan kafe tempat muda-mudi bersantai sekaligus menikmati indahnya Kota Luwuk dari senja hingga malam. Cafe ini terletak di atas bukit yang berjarak sekitar 30 menit dari Kota Luwuk. 

Kamu bisa memandang luas Kota Luwuk dari ketinggian ditemani sunset dan kilau lampu yang menyelimuti Kota Luwuk. Berada di Bukit Kasih Sayang jangan lupa mencoba minuman Saraba (minuman jahe khas Sulawesi) dan pisang goreng agar liburanmu semakin sempurna.

22. Bukit Keles

Bukit Keles
Bukit Keles

Lokasi : Jl. Batu Gn., Bungin, Luwuk, Kabupaten Banggai
Map : Klik Disini
Buka / Tutup : 10.00 – 23.00
HTM : –
Penginapan Terdekat : Hotel Grand Soho, Ramayana Beach Hotel.

Bukit Keles sering disebut sebagai Bukit Teletubbies. Bukit ini terletak tidak terlalu jauh dari Bukit Kasih Sayang yang dapat ditempuh sekitar 20 menit. Ketika berada di Bukit Teletubbies, sejauh mata memandang hamparan hijau berundak-undak akan menemanimu. Pada saat sore berganti senja, matahari menyemburatkan cahaya keemasannya dari balik bukit.

Luar biasa indah pemandangan yang bakal kamu nikmati di atas bukit Keles ini. Tak terasa senja berganti malam, pemandangan langit yang awalnya serupa lukisan alam dengan setuhan awan biru berubah menjadi hamparan ribuan bintang. Sungguh pengalaman yang tak akan terlupakan, seperti berada di dalam planetarium bintang bertaburan yang menghanyutkan dan memanjakan mata.

Itu adalah wisata di Sulawesi Selatan yang populer di kalangan wisatawan domestik dan mancananegara. Mana yang menjadi favoritmu?.

Share:
error: Content is protected !!